BrainCode Harapkan Getnap Bisa Bangkitkan Bisnis Konten
Dirilis:
Sunday, 6 July 2014 | Episode Lainnya:
SEE ALL EPISODES
Tragedi Black October 2011 lalu sempat
membuat industri konten mobile di Indonesia mati suri. Bahkan, hingga
kini industri tersebut sulit bangkit kembali.
Tidak heran jika kemudian banyak penyedia layanan konten mobile yang terjun dan membuat aplikasi game, khususnya Android. Potensi besar pada pasar game merupakan celah yang harus dimanfaatkan untuk keberlangsungan perusahaan mobile konten.
Saat puasa ini, aplikasi game mendapatkan perhatian khusus dari para gamer yang ingin menghabiskan waktu untuk sekedar menunggu saat berbuka. Apalagi, mobile gamer dengan perangkat tablet atau smartphone-nya.
"Pemain game online di Indonesia itu meningkat sebanyak 5 hingga 10 persen setiap tahun. Saat ini, diperkirakan ada 4 juta pemain game mobile. Angka ini memberikan potensi dan peluang yang cukup besar bagi pasar game di Indonesia," ujar CEO PT BrainCode, Ari Sudrajad, dalam keterangan resminya, Minggu, 6 Juni 2014.
Menurut Ari, data APJII terbaru menunjukkan jika ada sekitar 63 juta, atau 24 persen dari total populasi di Indonesia yang tercatat sebagai pengguna aktif. Dari 63 juta itu, sekitar 20 persen atau 15 jutaan masuk dalam kategori gamers. Meski 80 persen masih tergolong PC gamers, sisanya merupakan mobile gamers.
Peluang inilah, lanjut Ari yang membuat BrainCode kemudian menciptakan sebuah aplikasi untuk para game mania. Aplikasi bernama Getnap ini tidak dikenakan biaya. Malah pengguna akan cenderung mendapatkan pulsa saat mendownload aplikasi ini.
"Kami sudah mendapatkan sponsorship dari pemilik aplikasi. Sebagian keuntungannya kami berikan lagi ke pengguna Getnap dalam bentuk pulsa," kata Ari. Diharapkan aplikasi ini bisa membangkitkan lagi bisnis konten di Indonesia.
Mengingat ini adalah aplikasi baru, di dalamnya hanya dipenuhi beberapa aplikasi, seperti browser Opera Mini, aplikasi pesan Love Box dan aplikasi pembanding biaya perjalanan bernama Uyora. Dalam waktu dekat, BrainCode akan menambahkan aplikasi lain untuk meramaikan Getnap.
"Target kami, pengguna Getnap akan mencapai 20 juta dalam kurun satu tahun ke depan," katanya.....
Tidak heran jika kemudian banyak penyedia layanan konten mobile yang terjun dan membuat aplikasi game, khususnya Android. Potensi besar pada pasar game merupakan celah yang harus dimanfaatkan untuk keberlangsungan perusahaan mobile konten.
Saat puasa ini, aplikasi game mendapatkan perhatian khusus dari para gamer yang ingin menghabiskan waktu untuk sekedar menunggu saat berbuka. Apalagi, mobile gamer dengan perangkat tablet atau smartphone-nya.
"Pemain game online di Indonesia itu meningkat sebanyak 5 hingga 10 persen setiap tahun. Saat ini, diperkirakan ada 4 juta pemain game mobile. Angka ini memberikan potensi dan peluang yang cukup besar bagi pasar game di Indonesia," ujar CEO PT BrainCode, Ari Sudrajad, dalam keterangan resminya, Minggu, 6 Juni 2014.
Menurut Ari, data APJII terbaru menunjukkan jika ada sekitar 63 juta, atau 24 persen dari total populasi di Indonesia yang tercatat sebagai pengguna aktif. Dari 63 juta itu, sekitar 20 persen atau 15 jutaan masuk dalam kategori gamers. Meski 80 persen masih tergolong PC gamers, sisanya merupakan mobile gamers.
Peluang inilah, lanjut Ari yang membuat BrainCode kemudian menciptakan sebuah aplikasi untuk para game mania. Aplikasi bernama Getnap ini tidak dikenakan biaya. Malah pengguna akan cenderung mendapatkan pulsa saat mendownload aplikasi ini.
"Kami sudah mendapatkan sponsorship dari pemilik aplikasi. Sebagian keuntungannya kami berikan lagi ke pengguna Getnap dalam bentuk pulsa," kata Ari. Diharapkan aplikasi ini bisa membangkitkan lagi bisnis konten di Indonesia.
Mengingat ini adalah aplikasi baru, di dalamnya hanya dipenuhi beberapa aplikasi, seperti browser Opera Mini, aplikasi pesan Love Box dan aplikasi pembanding biaya perjalanan bernama Uyora. Dalam waktu dekat, BrainCode akan menambahkan aplikasi lain untuk meramaikan Getnap.
"Target kami, pengguna Getnap akan mencapai 20 juta dalam kurun satu tahun ke depan," katanya.....
Terima kasih sudah mengunjungi blog saya....

